Doa ·

Doa Setelah Adzan dan Iqomah Lengkap Arab Latin dan Artinya


Doa Setelah Adzan Lengkap Arab Latin dan Artinya Perbesar

Doa Setelah Adzan Lengkap Arab Latin dan Artinya

Simak ulasan tentang √ bacaan adzan, √ doa setelah adzan, √ makna doa setelah adzan, √ bacaan iqomah, √ doa setelah iqomah pada artikel ini.


Bacaan Adzan

Kumandang adzan senantiasa terdengar dimana-mana, diseluruh penjuru bumi ini. Setiap saat dan setiap waktu lantunan adzan selalu diserukan tidak pernah terputus, silih berganti dan saling bersahutan.

Adzan adalah seruan dan panggilan Alloh agar kita sebagai umat muslim segera mendekat kepada-Nya. Hal ini agar kita memperoleh kebahagiaan dan keberuntungan yang dijanjikan-Nya.

Berikut lafadz Bacaan Adzan lengkap arab latin dan artinya:

اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ (٢x)

أَشْهَدُ اَنْ لاَ إِلٰهَ إِلَّااللهُ (٢x)

اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ (٢x)

حَيَّ عَلَى الصَّلاَةِ (٢x)

حَيَّ عَلَى الْفَلاَحِ (٢x)

اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ (١x)

لَا إِلَهَ إِلَّااللهُ (١x)


Alloohu Akbar, Alloohu Akbar (2x)
Asyhadu allaa illaaha illallooh. (2x)
Asyhadu anna Muhammadar rosuululloh. (2x)
Hayya ngalash sholaah. (2x)
Hayya ngalal falaah. (2x)
Alloohu Akbar, Alloohu Akbar (1x)
Laa ilaaha illallooh. (1x)

“Alloh Maha Besar, Alloh Maha Besar (2x)
Aku menyaksikan bahwa tiada Tuhan selain Alloh. (2x)
Aku menyaksikan bahwa nabi Muhammad itu adalah utusan Alloh. (2x)
Marilah mendirikan Sholat. (2x)
Marilah menuju kepada kejayaan. (2x)
Alloh Maha Besar, Alloh Maha Besar (1x)
Tiada Tuhan selain Allah. (1x)

Karena tingginya makna dan mulianya seruan ini, setiap makhluk  mendengarnya. Baik yang hidup atau yang mati, yang nyata atau yang ghoib, yang di langit atau yang di bumi semuanya tunduk saat mendengar seruan adzan.

Semua menyaksikan kebenarannya dengan cara dan perilaku masing-masing. Hanya setan durhaka yang takut dan lari tunggang langgang ketika mendengar kumandang adzan. Karena adzan bisa sebagai bacaan pengusir setan.

Bacaan Adzan juga dikumandangkan untuk bayi yang baru lahir agar tidak diganggu oleh setan.

“…Dan menyaksikan untuknya setiap yang basah yang kering.” (HR. Ahmad, Abu Dawud).

“Sesungguhnya, penduduk langit tidak mendengar sesuatupun dari penduduk bumi, kecuali adzan.” (HR. Abu Syekh).

Cara Menjawab Adzan

Bagaimana dengan diri kita yang dengan khusus dipanggil dengan seruan adzan?

Tentu jawabanya kita harus menjawab dan menyegerakan untuk memenuhi panggilannya. Maka aktivitas apapun yang tengah kita kerjakan (selain yang wajib) hendaknya segera dihentikan kalau mendengar adzan.

Bahkan ketika kita sedang membaca Al Quran, mengerjakan wirid, berdzikir, semuanya segera dihentikan, dan menjawab adzan. Dalam keadaan apapun kita tetap dianjurkan untuk menjawab Adzan.

Untuk bacaan menjawab adzan sama dengan bacaan adzan itu sendiri.

Misalnya:

Ketika muazzin mengucap اَللهُ اَكْبَر maka dijawab dengan bacaan yang sama, اَللهُ اَكْبَر.

Hal ini berlaku untuk semua bacaan adzan.

Namun ada dua bacaan yang dijawab dengan bacaan yang berbeda, yaitu:

Ketika muadzin membaca “Hayya ngalash sholaah” (حَيَّ عَلَى الصَّلاَةِ) dan “Hayya ngalal falaah” (حَيَّ عَلَى الْفَلاَحِ) dijawab dengan “La khaula wa Laa quwata illaa billaah” (لاحول ولاقوّة الاّ بالله).

Khusus hanya untuk adzan shubuh, ada tambahan ketika muadzin membaca “As sholaatu khoirum minan naum” (الصّلاة خير من النّوم), maka dijawab dengan “Shodaqta wabarokta wa anaa ngalaa dzaalika minasy syaahidiin” (صدقت وبررت وانا على ذلك من الشّاهدين).

Doa Setelah Adzan

Selain perintah menjawab adzan, kita juga dianjurkan untuk membaca doa setelah adzan.

Berikut Bacaan Doa Setelah Adzan lengkap Arab latin dan artinya:

للهُمَّ رَبَّ هذِهِ الدَّعْوَةِ التَّآمَّةِ، وَالصَّلاَةِ الْقَآئِمَةِ، آتِ مُحَمَّدَانِ الْوَسِيْلَةَ وَالْفَضِيْلَةَ وَالشَّرَفَ وَالدَّرَجَةَ الْعَالِيَةَ الرَّفِيْعَةَ وَابْعَثْهُ مَقَامًامَحْمُوْدَانِ الَّذِىْ وَعَدْتَهُ اِنَّكَ لاَتُخْلِفُ الْمِيْعَادَ

Alloohumma robba haadzihid da’watit taammah, wash sholaatil qoo-imah, aati muhammadanil washiilata wal fadhiilah, wasy syarofa, wad darajatal, ngaaliyatar rofiingah, wab ngats-hu maqoomam mahmuudanil ladzii wangadtah, innaka laa tukhliful miingaadz.

“Ya Alloh, Tuhan pemilik panggilan yang sempurna (adzan) ini dan sholat (wajib) yang didirikan. Berilah al-wasilah (derajat di surga), dan al-fadhilah (keutamaan) kepada nabi Muhammad. Dan bangkitkanlah beliau sehingga bisa menempati kedudukan terpuji yang Engkau janjikan.” (HR. Bukhori, Abu dawud, Tarmidzi, Nasa’i dan Ibnu Majah).

Tentang keistimewaan doa tersebut, terdapat sebuah hadist yang diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah Ra, bahwasannya Rosululloh telah bersabda:

“Barang siapa ketika mendengar adzan lalu mengucapkan (doa setelah adzan), maka masuklah syafaatku baginya di hari kiamat.” (HR. Bukhori).

Syafaat nabi Muhammad berarti pertolongan beliau untuk umatnya kelak di hari kiamat. Syafaat Rosululloh di hari kiamat ada banyak macamnya.

Diantaranya adalah syafaat beliau untuk menanggung dosa-dosa dari umatnya agar mendapat pengampunan dari Alloh. Safaat beliau untuk memasukkan surga dengan tanpa hisab. Dan syafaat beliau untuk meninggikan derajat setiap orang, sesuai dengan yang pantas baginya.

Waktu setelah adzan adalah salah satu waktu mustajab untuk berdoa, untuk itu ketika mendengar adzan maka diamlah, dan jawablah adzan juga panjatkan doa setelah adzan.

Dalam pernyataan Rosululloh tentang syafaat, terdapat isyarat kabar gembira bagi yang membaca doa setelah adzan. Yaitu ia akan dikaruniai husnul khotimah di akhir hidupnya.

Mengapa yang membaca doa setelah adzan akan mendapatkan husnul khotimah?

Sebab jika seorang hamba telah berhak atas syafaat nabi Muhammd, maka sudah pasti ia adalah seorang yang dikaruniai keimanan saat meninggal di akherat kelak.

Untuk meraih keistimewaan syafaat ini, tentu tidak cukup hanya dengan membacanya di lisan saja tanpa mengetahui dan menghayati maknanya.

Makna Doa Setelah Adzan

Adapun makna dari doa setelah adzan adalah sebagai berikut:

  1. Bacaan “Alloohumma robba haadzihid da’watit taammah”
    Makna dari bacaan “Alloohumma robba haadzihid da’watit taammah” (للهُمَّ رَبَّ هذِهِ الدَّعْوَةِ التَّآمَّةِ) yang artinya wahai Alloh, tuhan seruan ini).

    Makna dari bacaan ini adalah kita memohon kepada Alloh dengan kebenaran seruan adzan yang sempurna ini.

    Seruan yang sempurna maksudnya adalah seruan tauhid yang tidak ada kekurangan suatu apapun di dalamnya. Tidak dihinggapi perubahan dan pergantian, dan tetap ada sampai hari kebangkitan nanti.

    Ibnu at-Tin mengatakan:

    “Seruan itu disifati sempurna karena terdapat yang tersempurna dari perkataan yaitu la ilaaha illallooh”.

  2. Bacaan “wash sholaatil qoo-imah”
    Makna dari bacaan “wash sholaatil qoo-imah” (وَالصَّلاَةِ الْقَآئِمَةِ) artinya sholat yang kekal, yang tidak akan mengubahnya suatu agama apa pun dan tidak akan menghapusnya syariat manapun.

    Dengan kata lain sholat akan selalu didirikan dan dikerjakan oleh umat muslim sampai hari kiamat.

  3. Bacaan “aati muhammadanil washiilata”
    Makna dari bacaan “aati muhammadanil washiilata” (آتِ مُحَمَّدَانِ الْوَسِيْلَةَ) adalah sesuatu yang digunakan untk mendekatkan diri kepada yang sesuatu yang lebih besar, lebih tinggi dan lebih mulia.

    maksud wasilah adalah perantara yang menjadikan nabi Muhammad berada di dekat sisinya Alloh.

  4. Bacaan “Al-Fadhilah”
    Makna dari bacaan “Al-Fadhilah” (وَالْفَضِيْلَةَ) yang artinya derajat atau kedudukan tambahan atas semua makhluk atau derajat lain yang sesuai dengan kedudukan Rosululloh.
  5. Bacaan “wabngats-hu maqoomam mahmuudanil ladzii wangadtah”
    Makna dari bacaan “wab ngatshu maqoomam mahmuudanil ladzii wangadtah” (وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُوْدَانِ الَّذِىْ وَعَدْتَهُ). Artinya dan dibangkitkanlah Rosululloh sehingga bisa menempati kedudukan terpuji yang Engkau janjikan.

    Artinya adalah kita meminta kepada Alloh agar menempatkan Rosululloh pada maqom al-mahmud (kedudukan yang terpuji) sebagaimana yang sudah dijanjikan oleh Alloh.

    Firman Alloh dalam Al Quran surah Al Isro ayat 79:

    عَسٰۤی اَنۡ یَّبۡعَثَکَ رَبُّکَ مَقَامًا مَّحۡمُوۡدًا

    “…Mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.” (QS. Al Isro ayat 79).

    Maqom al-mahmud adalah kedudukan yang menjadikan nabi Muhammad sebagai makhluk yang terpuji dan dipuji. Dan mecakup segala sesuatu yang mendatangkan pujian dan kemuliaan bagi beliau.

    Diriwayatkan bahwa pada hari kiamat nanti Alloh akan memberikan wewenang khusus kepada nabi Muhammad.

    Dihari itu itu Alloh akan menghakimi setiap manusia, dan setelah selesai dengan keputusan-Nya. Alloh akan memanggil nabi Muhammad dan menempatkannya di kedudukan yang paling terpuji (Maqom al-mahmud).

    Semua orang tidak ada yang mampu meraihnya kecuali nabi Muhammad. Kemudian Alloh berfirman:

    “Mintalah, dan apapun yang kamu inginkan akan diberikan kepadamu, karena orang-orang ini menjadi tanggungan dari penghakimanmu.”

Keistimewaan Waktu antara Adzan dan Iqomah

Waktu antara adzan dan iqomah memiliki keistimewaan atau keutamawaan sebagai berikut:

  1. Dari segi waktunya

    Waktu antara adzan dan iqomah merupakan waktu yang istimewa karena saat itu dikumandangkan seruan untuk melaksanakan sholat. Dan sholat adalah penghulu dari segala ibadah.

  2. Dari segi orang yang berdoa

    Orang yang berdoa akan menyaksikan dengan keimananya dan menjauhi kesyirikan dengan lantunan atau jawaban adzannya.

    Sedangkan keimanan adalah hal terpenting dalam terkabulnya suatu doa. Selain itu juga telah melakukan ibadah yang utama, yaitu jawaban adzannya atau doa setelah adzannya.

    Dalam Hal ini kalimat adzan tersebut menjadi wasilah untuk doanya.

Bacaan Iqomah

Dalam pengertian secara bahasa “Iqomah” berarti mendirikan. Adapaun maksudnya adalah mendirikan sholat.

Iqomah merupakan bacaan tertentu yang disunnahkan untuk diucapkan ketika sholat akan dilaksanakan. Bacaan iqomah mirip dengan bacaan Adzan.

Karena hal ini para ulama menyebutkan bahwa iqomah adalah adzan kedua, artinya iqomah itu sejenis dengan adzan.

Bedanya kalau Adzan boleh dikumandangkan kapan saja, tidak harus untuk sholat fardhu saja, walaupun dasarnya Adzan adalah syiar sholat.

Bahkan Adzan boleh di diserukan untuk keperluan diluar sholat, misalnya mengumandangkan Adzan untuk anak yang baru lahir atau Adzan untuk mengusir setan.

Sedangkan Iqomah diserukan hanya pada waktu dan ketika hendak memasuki sholat.

Bedanya lagi jika sedang mengumandangkan Adzan disunnahkan dengan mengeraskan suara sedangkan Iqomah justru disunnahkan untuk melirihkan suara atau mempercepat bacaan.

Doa Setelah Iqomah

Bagi orang yang mendengar Iqomah, disunnahkan untuk menjawab seruannya yaitu dengan menirukan bacaan Iqomahnya tersebut.

Setelah Iqomah selesai disunnahkan membaca doa setelah Iqomah.

Berikut Bacaan Doa Setelah Iqomah lengkap arab latin dan artinya

اَقَامَهَا اللهُ وَاَدَامَهَا مَادَامَتِ السَّمَوَاتُ وَاْلاَرْضُ

Aqoomahalloohu wa-adaamahaa maadaa matis samaawaatu wal-ardh.

“Semoga Alloh mendirikannya (sholat) dan mengekalkannya selama langit dan bumi masih ada.”

Makna dari bacaan ini adalah kita meminta kepada-Nya semoga Alloh menegakkan sholat dan mengekalkan ibadah sholat hingga akhir kiamat.

Penegakkan dan pengekalan sholat berarti menuntut kita selaku penegak sholat agar senantiasa menjaga dan melaksanakan sholat itu.

Disamping bacaan diatas, para ulama menambahkan bacaan doa setelah Iqomah sebagai berikut.

وجعلنى من صالحي اهلها

Wa jangalani min shoolihi ahliha.

“Dan semoga dia menjadikan aku termasuk yang terbaik dari ahli sholat.”

Simak dan baca juga : Doa Rezeki Lancar


Demikian ulasan tentang bacaan adzandoa setelah adzan dan doa setelah iqomah. Silahkan diamalkan dan semoga Anda mendapatkan syafaat dan fadhilah dari Alloh, Aamin.

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kumpulan Doa Nabi Yusuf Lengkap Arab Latin dan Artinya

8 Juli 2024 - 21:28

Kumpulan Doa Nabi Yusuf Lengkap Arab Latin dan Artinya

Kumpulan Doa Nabi Sulaiman Lengkap Arab Latin dan Artinya

8 Juli 2024 - 21:09

Kumpulan Doa Nabi Sulaiman Lengkap Arab Latin dan Artinya

Doa Nabi Yunus Lengkap Arab Latin dan Artinya

8 Juli 2024 - 20:23

Doa Nabi Yunus Lengkap Arab Latin dan Artinya

Dzikir Bulan Rojab Beserta Amalan Lainnya Lengkap Arab Latin dan Artinya

2 Juli 2024 - 15:24

Dzikir Bulan Rojab Beserta Amalan Doa dan Sholat Sunnah Lengkap Arab Latin dan Artinya

Doa Berbuka Puasa Lengkap Arab Latin dan Artinya

18 Juni 2024 - 22:48

Bacaan Doa Berbuka Puasa Lengkap

Doa Ketika Hujan Lengkap Arab Latin dan Artinya

23 Februari 2024 - 15:29

Bacaan Doa Ketika Turun Hujan agar Semakin Berkah
Trending di Doa
Buka