Doa ·

Wirid dan Doa Setelah Sholat Fardhu Lengkap Arab Latin dan Artinya


Bacaan Doa Setelah Selesai Sholat Fardhu Lengkap Perbesar

Bacaan Doa Setelah Selesai Sholat Fardhu Lengkap

Simak ulasan tentang √ doa setelah sholat wajib, √ doa setelah sholat fardhu, √ bacaan arab, latin dan arti dzikir setelah sholat lengkap.


Doa Sholat Wajib

Umat islam dianjurkan agar terus menjalankan semua ibadah yang telah Alloh perintahkan. Baik itu mengerjakan ibadah wajib ataupun ibadah sunnah.

Doa Setelah Sholat Wajib

Doa Setelah Sholat Wajib

Sebagai umat muslim wajib hukumnya untuk memahami tentang rukun iman, rukun islam dan rukun ihsan sebagai pilar utama agama islam.

Semua itu harus diyakini dalam hati, diucapkan dengan lisan dan diamalkan dengan perbuatan yang sesuai dengan perintah Alloh dan ajaran Rosululloh.

Salah satu dalam rukun islam yang wajib dilakukan adalah mengerjakan sholat 5 waktu atau sholat fardhu.

Disebut dengan sholat fardhu karena sholat ini wajib dilaksanakan oleh semua umat muslim di dunia yang sudah memenuhi syarat wajib sholat.

Sholat fardhu atau sholat wajib ini dilakukan setiap hari mulai dari pagi hari sampai malam hari pada waktu-waktu tertentu sesuai dengan jadwal sholat yang sudah ditentukan.

Sholat wajib ini ada 5, yaitu :

  1. Sholat Subuh
  2. Sholat Dhuhur
  3. Sholat Ashar
  4. Sholat Maghrib
  5. Sholat Isya

Jadi dalam sehari umat muslim melaksanakan sholat fardhu sebanyak 5 kali sesuai dengan jadwal waktu sholat masing-masing.

Simak dan baca juga : Bacaan Sholat Fardhu

Jumlah rokaat sholat wajib, yaitu :

  1. Sholat Subuh berjumlah 2 rakaat
  2. Sholat dhuhur berjumlah 4 rakaat
  3. Sholat Ashar berjumlah 4 rakaat
  4. Sholat Maghrib berjumlah 3 rakaat
  5. Sholat Isya berjumlah 4 rakaat

Jadi dalam sehari umat muslim mengerjakan sholat wajib atau sholat fardhu sebanyak 17 rokaat.

Namun sebagai umat muslim bukan hanya mengerjakan sholat wajib saja. Ibadah sunnah juga dianjurkan untuk bisa dikerjakan dalam kehidupan sehari-harinya.

Ibadah sunnah itu seperti sholat sunnah yang sangat ditekankan oleh Allah untuk dikerjakan setiap hari. Sholat sunnah yang sangat ditekankan diantaranya sholat Dhuha, sholat Tahajud, sholat Rowatib dan sholat Hajat.

Dan setelah mengerjakan sholat wajib ataupun sholat sunnah ditekankan untuk membaca doa atau dzikir agar senantiasa mendapat perlindungan dan pertolongan dari Alloh.

Pada kesempatan ini kami akan mengulas tentang dalil, tata cara dan doa setelah sholat wajib atau dzikir setelah sholat wajib.

Dalil Dzikir Sesudah Sholat Wajib

Rosululloh setelah mengerjakan sholat fardhu tidak langsung berdiri dan beranjak pergi meninggalkan masjid.

Setelah mengerjakan sholat fardhu, beliau melakukan sholat sunnah rawatib dan memanjatkan doa setelah sholat wajib.

Tindakan Rosululloh ini tersirat dalam hadist Bukhori-Muslim yang dikemukanan oleh Ibnu Abbas Ra.

أَنَّ رَفْعَ الصَّوْتِ بِالذِّكْرِ حِينَ يَنْصَرِفُ النَّاسُ مِنَ الْمَكْتُوبَةِ كَانَ عَلَى عَهْدِ النَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – . وَقَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ كُنْتُ أَعْلَمُ إِذَا انْصَرَفُوا بِذَلِكَ إِذَا سَمِعْتُهُ

“Mengeraskan suara pada dzikir setelah sholat wajib sudah ada di masa Nabi shollallohu ngalaihi wa sallam.” Ibnu Abbas berkata, “Aku mengetahui bahwa sholat telah selesai dengan mendengar hal itu, yaitu jika aku mendengarnya.” (HR. Bukhari Muslim).

Berdzikir setelah sholat wajib sangat dianjurkan oleh Rosululloh. Bahkan Rosululloh mengeraskan suara dzikirnya sesuai dengan hadist berikut.

ورفع الصوت بالتكبير إثر كل صلاة حسن

“Mengeraskan suara dengan bertakbir pada dzikir sesudah sholat adalah suatu amalan yang baik.” (Al Muhalla).

Mengeraskan dzikir setelah sholat wajib dilakukan oleh imam yang memimpin sholat berjamaah. Hal ini agar para makmumnya bisa mengikutinya dan melakukan doa setelah sholat wajib secara bersama-sama.

Namun jika mengerjakan sholat wajib sendirian, alangkah baiknya doa atau dzikir setelah sholat wajib ini dipanjatkan dengan suara lirih atau suara lembut.

Allah berfirman dalam Al Quran surah Al A’rof ayat 55 :

ادْعُوا رَبَّكُمْ تَضَرُّعًا وَخُفْيَةً إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُعْتَدِينَ

“Berdoalah kepada Rabbmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.” (QS. Al A’rof ayat 55).

Simak dan Baca juga : Doa Qunut Subuh

Dzikir Setelah Sholat Wajib

Berikut adalah beberapa bacaan dzikir setelah sholat fardhu yang bisa kita panjatkan.

  1. Membaca Istighfar
  2. Membaca Doa Keselamatan
  3. Membaca Kalimat Tauhid
  4. Membaca Pujian Kepada Allah
  5. Membaca Surah Al Fatikah
  6. Membaca Ayat Kursi
  7. Membaca Surah Al Ikhlas, Al Falaq dan An Naas
  8. Membaca Tasbih, Tahmid dan Takbir
  9. Membaca Kalimat Tauhid dan Bacaan Hauqolah
  10. Membaca Doa Setelah Sholat Wajib

Simak ulasan dan bacaan dzikir setelah sholat wajib dan doa setelah sholat wajib di bawah ini.

Membaca Istighfar

Dzikir sesudah sholat yang dibaca pertama kali adalah dengan membaca doa istighfar untuk memohon ampunan kepada Allah.

أَسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ اَلَّذِي لآ إِلَهَ إِلَّا هُوَ اْلحَيُّ اْلقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

Astaghfirulloh Hal Adzim Alladzi La ilaha Illa Huwal Hayyul Qoyyumu Wa atubu Ilaihi. (Sebanyak 3x).

“Aku mohon ampun kepada Alloh yang Maha Agung, yang tiada Tuhan selain Dia Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertaubat kepada-Nya.”

Membaca Doa Keselamatan

Dzikir selanjutnya yaitu dengan membaca doa keselamatan agar selamat dari kejelekan dan kekurangan.

اَللّهُمَّ اَنْتَ السَّلاَمُ وَمِنْكَ السَّلاَمُ تَبَارَكْتَ يَاذَاْلجَلاَلِ وَاْلاِكْرَامِ

Allohumma antas salam wa minkas salam tabarokta Ya Dzaljalali wal ikrom.

“Ya Alloh, Engkaulah As-Salaam (Yang selamat dari kejelekan-kejelekan, kekurangan-kekurangan dan kerusakan-kerusakan) dan dari-Mu as-salaam (keselamatan), Maha Berkah Engkau Wahai Dzat Yang Maha Agung dan Maha Baik.” (HR. Muslim).

Membaca Kalimat Tauhid

Dzikir sehabis sholat selanjutnya adalah dengan membaca kalimat tauhid.

لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ

Laa ilaha illallohu wahdahu laa syarika lah, Lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ngala kulli syai-in qodiir.

“Tidak ada Robb yang berhak disembah kecuali Alloh Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan. Bagi-Nya pujaan. Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu.”

لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ، اَللَّهُمَّ لاَ مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ، وَلاَ مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ، وَلاَ يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ

Laa ilaaha Illallohu wahdahu laa syarikalahu, lahul mulku walahul Hamdu wahuwa ngalaa kulli syai-ing qodir, Allohumma laa maningaa lima a’thoita wala mu’thiya lima mana’ta wala yangfangu dzaljaddi minkal jaddu.

“Tiada tuhan yang berhak diibadahi selain Alloh, tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya segala kerajaan, dan pujian, dan Dia Maha Berkuasa atas segala sesuatu. Ya Alloh, tidak ada yang dapat menolak terhadap apa yang Engkau beri dan tidak ada yang dapat memberi terhadap apa yang Engkau tolak dan orang yang memiliki kekayaan tidak dapat menghalangi dari siksa-Mu.”

لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ. لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ، وَلاَ نَعْبُدُ إِلاَّ إِيَّاهُ، لَهُ النِّعْمَةُ وَلَهُ الْفَضْلُ وَلَهُ الثَّنَاءُ الْحَسَنُ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُوْنَ

Laa ilaha illalloh wahdahu laa syarika lah. Lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ngala kulli syai-ing qodiir. Laa hawla wa laa quwwata illa billah. Laa ilaha illalloh wa laa na’budu illa iyyah. Lahun ni’mah wa lahul fadhl wa lahuts tsanaaul hasan. Laa ilaha illalloh mukhlishiina lahud diin wa law karihal kaafiruun.

“Tiada Robb yang berhak disembah kecuali Alloh, Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan pujaan. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali (dengan pertolongan) Alloh. Tiada Robb yang hak disembah kecuali Alloh. Kami tidak menyembah kecuali kepada-Nya. Bagi-Nya nikmat, anugerah dan pujaan yang baik. Tiada Robb (yang hak disembah) kecuali Alloh, dengan memurnikan ibadah kepada-Nya, sekalipun orang-orang kafir sama benci.”

Membaca Doa Pujian kepada Alloh

Dzikir selanjutnya dengan membaca doa pujian bagi Alloh.

سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ

Subhanalloh Walhamdulillah Wala Ilaha Illalloh Wallohu Akbar. (Sebanyak 33 kali).

“Maha Suci Alloh, segala puji bagi Alloh, tiada tuhan yang berhak disembah kecuali Alloh dan Alloh Maha Besar.”

Membaca Surah Al Fatihah

Membaca surah Al Fatihah sebagai ibunya surah dalam Al Quran.

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ. الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ . الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيم . مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ . إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ . اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ . صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ

Bismillahir Rohmaanir Rohiim. Alhamdu Lillaahi Robbil Ngaalamin. Ar Rohmaanir Rohiim. Maaliki Yaumiddiin. Iyyaaka na’budu wa iyyaaka nastangiin. Ihdinash Shirroothol Musthaqiim. Shiroothol Ladziina an-ngamta Ngalaihim Ghoiril Maghduubi Ngalaihim Waladh-dhoolliin.

“Dengan menyebut Asma Alloh yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Alloh, Tuhan seluruh alam, Yang Maha Pengasih, Lagi Maha Penyayang, Pemilik hari pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan. Tunjukkanlah kami jalan yang lurus (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.”

Membaca Ayat Kursi

Dzikir setelah sholat wajib selanjutnya yaitu dengan membaca ayat kursi sebagai ayat singgasana.

اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ

Alloohu laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuum, laa ta’khudzuhuu sinatuw walaa naum. Lahuu maa fis samaawaati wa maa fil ardli man dzal ladzii yasyfangu ngindahuu illaa bi-idznih, ya’lamu maa baina aidiihim wamaa kholfahum wa laa yuhiithuuna bisyai-im min ngilmihii illaa bimaa syaa’ wasinga kursiyyuhus samaawaati wal ardlo walaa ya-uuduhuu hifdhuhumaa wahuwal ngaliyyul ngadhiim.”

“Alloh, tidak ada Tuhan (yang berhak atau boleh disembah), melainkan Dia yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya). Yang tidak mengantuk dan tidak juga tertidur. Kepunyaan-Nya adalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tiada yang dapat memberi syafaat di sisi Alloh tanpa izin-Nya. Sesungguhnya Alloh maha mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan di belakang mereka. Dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Alloh melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Alloh meliputi langit dan bumi. Dan Alloh tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Alloh Maha Tinggi lagi Maha Besar.” (QS. Al Baqarah ayat 255).

Membaca surah Al Ikhlas, Al Falaq dan An Naas

Dzikir sesudah sholat selanjutnya yaitu dengan membaca surah Al Ikhlas, Al Falaq dan An Naas.
Surah Al Ikhlas

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ . اللَّهُ الصَّمَدُ . لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ . وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُوًا أَحَدٌ.

Qul huwalloohu ahad, Alloohus somad, lam yalid wa lam yuulad, wa lam yakul lahuu kufuwan ahad.

“Katakanlah (Muhammad), Dialah Alloh, Yang Maha Esa, Alloh tempat meminta segala sesuatu, (Alloh) tidak beranak dan tidak juga diperanakkan, Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan-Nya.”

Surah Al Falaq

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ . مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ . وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ . وَمِنْ شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ . وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ.

Qul aungudzu birobbil falaq. Min syarri maa kholaq. Wa min syarri ghoosiqin idzaa waqob. Wa min syarrin naffaatsaati fil nguqod. Wa min syarri haasidin idzaa hasad.

“Aku berlindung kepada Alloh Yang Menguasai subuh, dari kejahatan makhluk-Nya, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul, dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki.”

Surah An Naas

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ . مَلِكِ النَّاسِ . إِلَهِ النَّاسِ . مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ . الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ . مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ.

Qul aungudzu birobbin naas. Malikin naas. Ilaahin naas. Min syarril waswaasil khon naas. Alladzii yuwaswisu fii shuduurin naas, minal jinnati wan naas.

“Aku berlindung kepada Alloh (yang memelihara dan menguasai) manusia. Raja manusia. Sembahan manusia. Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia.”

Membaca Tasbih, Tahmid dan Takbir

Dzikir sesudah sholat fardhu berikutnya adalah dengan membaca doa tasbih, tahmid dan takbir.

Tasbih

سُبْحَانَ اللَّهِ

Subhaanalloh (Sebanyak 33x).

“Maha suci Allh.”

Tahmid

الْحَمْدُ لِلَّهِ

Alhamdulillah (Sebanyak 33x).

“Segala puji bagi Alloh.”

Takbir

اللَّهُ أَكْبَرُ

Allohu akbar (Sebanyak 33x).

“Alloh Maha Besar.”

Membaca Kalimat Tauhid dan Bacaan Hauqolah

Dzikir selanjutnya dengan membaca kalimat Tauhid yang disambung dengan bacaan Hauqolah.

اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَاْلحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ اْلمُلْكُ وَلَهُ اْلحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ. وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ اْلعَلِيِّ اْلعَظِيْمِ.

Alloohu akbar Kabiiroow Wal Hamdu lillaahi Katsiiraan Wa subhaanalloohi Bukrotan Wa Ashiilaa, Laa Ilaaha illalloohu Wahdahu Laa Syariikalahu, Lahul Mulku Walahul Hamdu Yuhyi Wa Yumiitu Wahuwa Ngalaa Kulli Syaiin Qodiir. Walaa Haula Walaa Quwwata Illaa Billaahil Ngaliyyil Ngadziim(i).

“Tidak ada yang berhak di sembah dengan sebenarnya kecuali Alloh SWT, satu-satunya dan tidak ada sekutu bagi-Nya, miliknya adalah segala kerajaan, segala pujian hanya bagi Alloh, Maha Berkuasa atas segala sesuatu, tiada daya dan kekuatan, Melainkan dengan pertolongan Alloh yang Maha Agung.”

Simak dan baca juga : Doa Sholat Istikharah

Setelah melakukan dzikir setelah sholat fardhu diatas, maka dilanjutkan dengan memanjatkan doa sesudah sholat wajib.

Doa Setelah Sholat Wajib

Keutamaan doa yang dipanjatkan setiap selesai sholat wajib akan sangat bermanfaat bagi setiap umat muslim yang mengerjakannya. Jadi jangan langsung berdiri dan pergi setelah mengerjakan sholat fardhu.

Dengan membaca doa setelah sholat fardhu, maka Allah akan senantiasa melindungi, memudahkan, mengabulkan dan memberikan apa yang menjadi hajatnya.

Namun dalam memanjatkan doa setelah sholat wajib ini ada tata cara yang sudah diajarkan oleh Rasulullah. Dengan mengerjakan tata cara doa setelah sholat wajib ini agar doa dan keinginan dipanjatkan dapat segera di kabulkan oleh Allah.

Salah satu caranya yaitu melakukan doa secara khusyuk dan pasrah serta tunduk kepada Allah. Kita juga wajib dalam keadaan suci, bersih hati dan ikhlas saat memanjatkan doa dan dzikir sesudah sholat.

Walau hukum memanjatkan doa dan dzikir sesudah sholat tidak seberat hukum sholat wajib yang harus di kerjakan oleh umat muslim yang sudah baligh dan berakal sehat.

Namun memanjatkan doa dan berdzikir setelah sholat merupakan anjuran yang telah di contohkan oleh Rasulullah dan para ulama yang senantiasa selalu berdoa dan berdzikir setelah selesai sholat.

Untuk itu kita sebagai umat muslim yang baik sudah seharusnya juga ikut mencontoh kebiasaan Rasulullah tersebut dengan tata cara berdoa yang baik dan benar.

Adapun doa setelah sholat wajib ini terdiri dari :

  1. Membaca Tahmid, Pujian dan Bersyukur Kepada Allah
  2. Membaca Sholawat Nabi
  3. Membaca Doa Selamat Dunia dan Akhirat
  4. Membaca Doa Bahagia Dunia dan Akherat
  5. Membaca Doa Untuk Orang Tua
  6. Membaca Doa Penutup

Simak ulasan dan bacaan doa setelah sholat wajib lengkap di bawah ini.

Membaca Tahmid, Pujian dan Bersyukur Kepada Alloh

Pertama-tama yang dianjurkan untuk dibaca dalam doa sesudah sholat wajib adalah bacaan tahmid, dan pujian serta bersyukur kepada Allah atas semua nikmat yang diberikan oleh-Nya.

اَلْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. حَمْدًا يُوَافِىْ نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ. يَارَبَّنَالَكَ الْحَمْدُ وَلَكَ الشُّكْرُ كَمَا يَنْبَغِىْ لِجَلاَلِ وَجْهِكَ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ.

“Segala puji bagi Alloh Penguasa Semesta Alam. Pujian yang sebanding dengan nikmat-nikmat-Nya dan menjamin tambahannya. Wahai Tuhan kami, bagi-Mu-lah segala puji, dan bagi-Mu-lah segala syukur, sebagaimana layak bagi keluhuran zat-Mu dan keagungan dan kekuasaan-Mu”

Membaca Sholawat Nabi

Doa sesudah sholat wajib selanjutnya adalah dengan membaca sholawat atas nabi. Doa ini sebagai penghormatan kepada Nabi agar kita senantiasa mendapatkan syafaatnya.

اَللهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ. صَلاَةً تُنْجِيْنَابِهَا مِنْ جَمِيْعِ اْلاَهْوَالِ وَاْلآفَاتِ. وَتَقْضِىْ لَنَابِهَا جَمِيْعَ الْحَاجَاتِ.وَتُطَهِّرُنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ السَّيِّئَاتِ. وَتَرْفَعُنَابِهَا عِنْدَكَ اَعْلَى الدَّرَجَاتِ. وَتُبَلِّغُنَا بِهَا اَقْصَى الْغَيَاتِ مِنْ جَمِيْعِ الْخَيْرَاتِ فِى الْحَيَاةِ وَبَعْدَ الْمَمَاتِ اِنَّهُ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ وَيَاقَاضِىَ الْحَاجَاتِ.

“Ya Alloh, limpahkanlah rakhmat dan kesejahteraan kepada penghulu kami, Nabi Muhammad dan keluarganya, yaitu rakhmat yang bisa menyelamatkan kami dari semua ketakutan dan penyakit, yang bisa memenuhi semua kebutuhan kami. Yang bisa mensucikan diri kami dari semua keburukan, yang bisa meninggikan derajat kami ke derajat tertinggi di sisi-Mu, dan bisa mengantarkan kami kepada tujuan maksimal dari semua kebaikan, baik semasa hidup maupun sesudah mati. Sesunggunya Alloh Maha Mendengar, Maha Dekat, lagi Maha Memperkenankan semua doa dan permohonan. Wahai Dzat yang Maha Memenuhi semua kebutuhan Hamba-Nya.”

Simak dan baca juga : Surat Yasin

Membaca Doa Selamat Dunia dan Akhirat

Doa sehabis sholat selanjutnya adalah dengan membaca doa keselamtan di dunia dan akhirat. Doa keselamatan ini kita panjatkan untuk memohon keselamtan di dunia dan dijauhkannya dari siksa api neraka.

اَللهُمَّ اِنَّا نَسْئَلُكَ سَلاَمَةً فِى الدِّيْنِ وَالدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ وَعَافِيَةً فِى الْجَسَدِ وَصِحَّةً فِى الْبَدَنِ وَزِيَادَةً فِى الْعِلْمِ وَبَرَكَةً فِى الرِّزْقِ وَتَوْبَةً قَبْلَ الْمَوْتِ وَرَحْمَةً عِنْدَ الْمَوْتِ وَمَغْفِرَةً بَعْدَ الْمَوْتِ. اَللهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا فِىْ سَكَرَاتِ الْمَوْتِ وَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ وَالْعَفْوَ عِنْدَ الْحِسَابِ. رَبَّنَا لاَتُزِغْ قُلُوْبَنَا بَعْدَ اِذْهَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً اِنَّكَ اَنْتَ الْوَهَّابُ.

“Ya Alloh, Sesungguhnya kami memohon kepada-Mu, kebahagiaan dalam agama, dunia dan akhirat, keafiatan jasad, kesehatan badan, tambahan ilmu, keberkahan rezeki, taubat sebelum datang maut, rahmat pada saat datang maut, dan ampunan setelah datang maut. Ya Alloh, mudahkanlah kami dalam menghadapi sakaratul maut, jauhkanlah kami dari siksa api neraka, dan ampunan pada saat pelaksanaan hisab. Ya Alloh, janganlah Engkau goyahkan hati kami setelah Engkau beri petunjuk, dan berilah kami rahmat dari sisi-Mu. Sesungguhnya Engkau Maha Pemberi.”

Membaca Doa Untuk Orang Tua

Di dalam doa sehabis sholat, kita juga memanjatkan doa untuk orang tua. Senantiasa selalu mendoakan kedua orang tua kita agar mendapatkan ampunan dosa-dosanya.

اَللّٰهُمَّ اغْفِرْلِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَاكَمَارَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا.

Alloohummagh Firlii Dzunuubi Wa Liwaalidayya War Khamhumaa Kamaa Robbayaanii Shoghiiroo

“Ya Alloh, ampunilah semua dosa-dosaku dan dosa-dosa kedua orang tuaku, serta berbelaskasihlah kepada mereka berdua sebagaimana mereka berbelas kasih kepada diriku di waktu aku kecil.”

Doa sesudah sholat selanjutnya adalah dengan membaca doa untuk mendapatkan limpahan rezeki lancar, kebahagiaan dunia dan akhirat.

رَبَّنَا أَتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.

Robbanaa Aatinaa Fid Dun-yaa Hasanataw Wafil Aakhiroti Hasanataw Waqinaa Ngadzaaban Naar.

“Ya Tuhan Kami, limpahkanlah kepada Kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta jauhkanlah Kami dari siksa neraka.”

Membaca Doa Penutup

Setelah membaca beberapa doa sesudah sholat, maka dalam doa ini ditutup dengan doa penutup dengan memohon rakhmat untuk nabi Muhammad, keluarganya dan sahabat-sahabatnya.

وَصَلَّى اللهُ عَلى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.

Wa Shollalloohu Ngalaa Sayyidinaa Muhammadiw Wa Ngalaa Aali Sayyidinaa Muhammad. Wal Khamdu Lillaahi Robbil Ngaalamiin.

“Semoga Alloh memberikan rakhmat dan kesejahteraan kepada penghulu kami, Nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya serta segala puji bagi Alloh, Tuhan Semesta Alam.”


Demikian ringkasan dari doa sesudah mengerjakan sholat wajib. Keutamaan sholat wajib sangat luar biasa bagi yang mengerjakannya, apalagi ditambah dengan berdoa setelahnya.

Jika Anda memiliki keinginan atau hajat, maka mohonlah kepada Alloh dengan mengucapkan permohonan Anda tersebut.

Anda bisa memanjatkan keinginan atau hajat Anda sebelum membaca doa penutup.

Simak dan baca juga : Doa Iftitah

Demikian ulasan tentang dzikir dan doa setelah sholat fardhu lengkap. Dengan berdzikir dan berdoa setelah mengerjakan sholat fardhu, maka kita berserah diri kepada Allah dengan memuji dan mengagungkan Allah agar ibadah dan keinginan kita mendapatkan ridho dari-Nya, Aamiin.

Jika Anda ingin mengetahui tentang berbagai informasi tentang sholat, Anda dapat melihat tulisan lainnya di kategori Sholat.

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Doa Ketika Hujan Lengkap Arab Latin dan Artinya

23 Februari 2024 - 15:29

Doa Setelah Adzan Lengkap Arab Latin dan Artinya

23 Februari 2024 - 15:27

Doa Untuk Diri Sendiri Lengkap Arab Latin dan Artinya

23 Februari 2024 - 15:24

Jenis dan Ragam Sholat Sunnah yang Memiliki Manfaat Luar Biasa

20 Februari 2024 - 18:36

Doa Waktu Sore Sesuai Sunnah Lengkap Arab Latin dan Artinya

19 Februari 2024 - 18:17

Bacaan Sujud Tilawah Beserta Tatacara dan Keutamaannya Lengkap Arab Latin dan Artinya

18 Februari 2024 - 23:36

Trending di Doa
Buka